Tindakan Represif Penting dalam Pemberantasan Korupsi

Tindakan Represif Penting dalam Pemberantasan Korupsi

- detikNews
Rabu, 15 Jul 2009 14:25 WIB
Tindakan Represif Penting dalam Pemberantasan Korupsi
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta pencegahan korupsi lebih diutamakan. Hal ini sontak menuai kecaman karena langkah penindakan juga dianggap penting.

"Tidak mungkin kalau gerakan pemberantasan korupsi dialihkan menjadi pencegahan semata," kata Koordinator Transparency International Indonesia (TII) Todung Mulya Lubis.

Hal tersebut ia sampaikan sebelum mengikuti acara penyerahan hasil deklarasi Cintai Indonesia Cintai KPK (Cicak) di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemberian efek jera pada koruptor, imbuh Todung, harus dengan tindakan represif. Tanpa ada penangkapan, pengadilan dan penghukuman, koruptor akan terus mengulangi perbuatannya.

"Pencegahan itu penting, tapi hanya bisa berjalan paralel dengan penindakan," tegasnya.

Senin lalu,Β  Presiden SBY dalam pertemuan dengan beberapa lembaga penegak
hukum mengatakan, pencegahan korupsi harus diutamakan. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antar penegak hukum juga perlu ditingkatkan. (mad/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads