Otopsi 3 Jam, Jenazah Pleizer Siap Diterbangkan ke Jakarta

WN Belanda Tewas Ditikam

Otopsi 3 Jam, Jenazah Pleizer Siap Diterbangkan ke Jakarta

- detikNews
Selasa, 14 Jul 2009 21:30 WIB
Otopsi 3 Jam, Jenazah Pleizer Siap Diterbangkan ke Jakarta
Samarinda - Polisi telah berhasil menyelesaikan otopsi jenazah warga negara Belanda, Pleizer (26), yang tewas di Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) dengan 13 luka tikam. Jenazah diterbangkan dari Bandara Juwata Tarakan menuju Bandara Sepinggan Balikpapan untuk kemudian diterbangkan kembali ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Hal itu disampaikan Kapolres Nunukan AKBP Purwa Cahyoko ketika berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (14/7/2009).

"Gelar otopsi lancar dan berjalan sesuai rencana yang dijadwalkan," kata Purwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenazah diotopsi selama 3 jam sejak pukul 12.00 WITA di RSUD Tarakan yang dilakukan Tim Forensik Polda Kaltim, dr Husain serta dokter Forensik Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, dr Inne. Kesimpulan sementara, luka tikam yang dialami korban dinilai sangat mematikan di antaranya dengan luka dinding perut yang menembus usus korban.
Β 
"Di kepala korban juga terdapat luka memar," ujar Purwa.

Dijelaskan pula, usai otopsi, jenazah langsung dimasukkan ke dalam peti jenazah dan diserahterimakan kepada perwakilan keluarga korban, dalam hal ini perusahaan asuransi jiwa yang ditunjuk pihak kedutaan Belanda.

"Rabu (15/7/2009) besok siang akan diterbangkan ke Jakarta dari Tarakan. Soal maskapai, antara Sriwijaya Air atau Mandala yang akan membawa jenazah korban," pungkas Purwa.

Seperti diberitakan, Pleizer tewas di tangan seorang warga Nunukan, Basri (27). Di Nunukan, Pleizer melakukan penelitian terkait studi pascasarjananya. Pleizer datang ke Nunukan melalui Tawau, Malaysia. (mok/mok)


Berita Terkait