Hal itu disampaikan Kapolres Nunukan AKBP Purwa Cahyoko ketika berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (14/7/2009).
"Gelar otopsi lancar dan berjalan sesuai rencana yang dijadwalkan," kata Purwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Di kepala korban juga terdapat luka memar," ujar Purwa.
Dijelaskan pula, usai otopsi, jenazah langsung dimasukkan ke dalam peti jenazah dan diserahterimakan kepada perwakilan keluarga korban, dalam hal ini perusahaan asuransi jiwa yang ditunjuk pihak kedutaan Belanda.
"Rabu (15/7/2009) besok siang akan diterbangkan ke Jakarta dari Tarakan. Soal maskapai, antara Sriwijaya Air atau Mandala yang akan membawa jenazah korban," pungkas Purwa.
Seperti diberitakan, Pleizer tewas di tangan seorang warga Nunukan, Basri (27). Di Nunukan, Pleizer melakukan penelitian terkait studi pascasarjananya. Pleizer datang ke Nunukan melalui Tawau, Malaysia. (mok/mok)











































