Seperti dilansir situs bernama, Selasa (14/7/2009), ketiga korban tewas tersebut adalah remaja usia 19 tahun, anak usia 13 tahun serta nenek usia 46 tahun.
Menkes Thailand menyebutkan, hingga Senin 13 Juli 2009, total penderita penyakit mematikan tersebut berjumlah 3.883 orang. Sementara penderita baru berjumlah 329 orang.
Saat ini, 9 orang penderita flu babi sedang dalam keadaan kritis. Mereka tengah dirawat intensif di rumah sakit setempat.
Deputi Perdana Menteri Thailand, Maj-Gen Sanan Kachornprasart yang juga sebagai kepala penanggulangan influenza Thailand mengatakan, pemerintah terus akan mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi para penderita flu babi di Thailand.
Untuk masalah biaya, akan dibicarakan kemudian. Per kasus flu babi, menurutnya, dibutuhkan dana sekitar 3.500 Bath. Pihak rumah sakit juga diminta untuk menggratiskan setiap tes H1N1 yang dilakukan oleh warga.
Pemerintah Thailand saat ini telah menyebarkan 10 juta masker ke seluruh penjuru Thailand. Kebijakan ini ditempuh untuk meminimalisir makin mewabahnya virus mematikan tersebut.
(anw/anw)











































