Rahasia ini terbongkar di dalam sebuah buku "Spies: The Rise and Fall of KGB in Amerika" seperti dilansir dari www.wcbstv.com, Senin (13/7/2009). Buku tersebut adalah catatan mantan pejabat KGB, Alexander Vassiliev yang mendapat akses pada saat era Stalin. Selain Vassiliev, Yohanes Dini Haynes dan Harvey Klehr juga turut menulis dalam buku tersebut.
Disebutkan, Ernest direkrut menjadi intel tahun 1941 dan diberi nama depan 'Agro'. Namun, karena dinilai gagal memberikan informasi seputar politik kepada KGB, kontrak Ernest diputus tahun 1950.
Penulis yang telah meninggal tahun 1961 itu telah melahirkan sejumlah karya sastra terkenal. Di antaranya adalah From Whom the Bell Tolls, Men Without Women, Salju Kilimanjaro, hingga Lelaki Tua dan Laut. Atas karyanya ia pun diganjar Nobel di bidang sastra tahun 1954.
(mok/irw)











































