Lampu TL mati tersebut nampak di perempatan McD Kemang. Di perempatan kawasan hiburan ini, lampu mati dan tiba-tiba hidup sendiri tak terkontrol.
"Kadang seharian mati, tapi kadang besok nyala. Eh, besoknya mati lagi," kata Dedi (32), tukang ojek sekitar kepada detikcom, Senin, (13/7/2009).
Di Jl Panglima Polim Raya, TL juga mati di perempatan arah Jl Barito dan arah Melawai. Hal yang sama juga nampak di pertigaan Jl Langsa-Jl Kyai
Maja, pertigaan Jl Barito-Jl Kyai Maja dan perempatan Jl Kyai
Maja-Jl Bulungan.
"Di sini kadang nyala, tapi banyakan mati," ujar Tri (39), penjual minuman di samping RSPP.
Selain banyak yang mati, juga banyak yang redup atau buram. Akibatnya banyak pengendara terkecoh dan kena tilang Polantas. Seperti nampak di perempatan Telkom Jaksel (Jalan Sisimangaraja). Di perempatan ini, lampu buram sehingga tak nampak jelas.
"Merah dan hijau sangat buram. Terlebih juga terhalang pohon. Sering yang terkecoh," kata pedagang asongan, Tisna (24).
Kemacetan juga terjadi akibat pertigaan utama tak terpasang TL. Seperti di pertigaan Jl Fatmawati-Jl Cipete Raya. Serta pertigaan Jl Kemang
Raya-Jl Ampera. Di dua pertigaan ini, pengendara berebutan mendahului sehingga terjadi penumpukan kendaraan.
Tak ayal, kemacetan mengular panjang. "Bapak Kasudin lagi keluar, rapat dengan dinas lain," kata petugas Sudinhub Jaksel saat hendak dikonfirmasi di kantornya, Jl Piere Tandean, Jaksel.
(asp/irw)











































