Ketua Tim Penanggulangan Flu Babi RSUP Adam Malik Medan, Prof Luhur Soeroso, menyatakan izin itu diberikan setelah dilakukan pemeriksaan rutin terhadap para pasien tersebut di ruang isolasi flu babi RSUP Adam Malik, Jl Bungalow, Medan. Keenam pasien yang diperbolehkan pulang tersebut, masing-masing Wiliam Kusuma Chong (9), Vincent (20), Calvina (17), Dion Ardo (7), Aristio (14) Dan Eugenic (7), seluruhnya warga Medan.
"Kondisi kesehatan mereka membaik setelah dirawat dua minggu lebih. Karena sudah sembuh, mereka kita pulangkan ke rumah masing-masing," kata Soeroso kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara yang seorang lagi berinisial YS (20), laki-laki, warga Komplek
Perumahan Karyawan PT Inalum, Kabupaten Batu Bara. Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia Babtis Medan (STTBM) ini diduga suspect flu babi setelah kembali dari studi Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari Thailand, Minggu (12/7/2009).
Keluarga menyatakan, YS mengalami demam setelah pulang dari Thailand. YS sempat dibawa ke Rumah Sakit Herna Medan, Minggu (12/7/2009) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Hingga Senin siang, pasien yang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi flu babi RSUP Haji Adam Malik berjumlah tiga orang. Dua pasien dinyatakan suspect masing-masing SS dan YS, sedang seorang lagi dinyatakan terjangkit flu babi positif, SP, seorang Anak Buah Kapal.
(ABK) pengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia. Warga Jl Karya Bakti, Kecamatan Medan Johor ini dinyatakan positif terjangkit virus H1N1 oleh rumah sakit pelabuhan di Malaysia.
(rul/irw)











































