"Tujuh korban masih diproses otopsi, nanti akan dibawa ke wilayah asal masing-masing," ujar tetangga yang ikut mengevakuasi korban kebakaran, Rowi, di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (12/7/2009).
Siti (25), adik korban Gini, juga menyatakan jenazah kakaknya akan segera dibawa ke kampung halamannya.
"Nanti akan langsung dibawa kekampung di Wonogiri," ujar Siti yang tampak shock dengan nasib yang dialami kakaknya.
Siti mengaku perasaannya tidak enak sejak kemarin. "Kemarin coba telepon Mbak Gini tiga kali tapi tidak diangkat, perasaan jadi tidak enak," ujarnya.
Menurut Siti, Gini adalah janda satu anak. Anak semata wayangnya yang berjenis kelamin laki-laki, menetap di Wonogiri.
Menolak Otopsi
Namun ada juga keluarga korban yang menolak untuk dilakukan otopsi kepada jenazah korban.
"Kita minta tidak diotopsi, kalau bisa secepatnya dibawa pulang saja," ujar saudara dekat korban Juniati, Ina.
Pemulangan jenazah para korban tersebut rencanannya akan dilakukan secepetnya mengingat sudah ada kejelasan kasus.
"Karena dari pihak kepolisian sudah jelas, penyebabnya kebakaran dan karena kecelakaan," pungkas Rowi.
7 Korban tewas kebakaran hebat menjelang subuh ini berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka adalah:
Anis (19) Ngawi
Juniati (16) Banjarnegara
Suwarni (55) Malang
Gini (30) Wonogiri
Ilis (16) Pemalang
Eni (19) Pemalang
Suriah (40) Pemalang (her/nrl)











































