"Jumat lalu merupakan pertama kalinya pemerintah China mengeluarkan rincian etnis yang meninggal. Berdasarkan kantor berita Xinhua, 137 Suku Han, 46 Suku Uighur, dan 1 Suku Hui tewas," seperti yang dilansir dari New York Times, Senin (13/7/2009).
Kerusuhan terjadi ketika kepolisian mencoba memberhentikan 1000 orang Uighur yang melakukan protes atas diskriminasi yang mereka terima. Protes tersebut bermula dari larangan salat Jumat sehari sebelumnya yang dilakukan pemerintah daerah, yang didominasi Suku Han. Usai kerusuhan, pihak pemerintah melalui kepolisian dan militer melakukan penjagaan ketat dengan berpatroli di jalan-jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hari kemudian ganti Suku Han yang mendatangi etnis Uighur. Suku Han memukuli dan bahkan menusuk beberapa orang sipil dari Suku Uighur tanpa mendapat pengamanan dari pihak militer. (amd/nwk)











































