"Kalau panjang kena razia. Ini juga biar gaya," kata Ahmad Yani (14), salah satu siswa SMP swasta yang sedang pangkas rambut di Jl Kramat Sentiong, JakartaPusat, Minggu (12/7/2009).
Menurut tukang pangkas rambus, Agus (33), model rambut spike (mohawk) sedang
digemari. Model agak lama rambut Tin-tin juga masih sering diminta pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disepanjang Kramat Sentiong, sedikitnya 12 pangkas rambut tradisional masih
membuka lapaknya. Pelanggan tidak melulu anak-anak melainkan sampai orang
dewasa. Mereka mamtok tarif Rp 6.000 untuk anak kecil dan Rp 8.000 untuk dewasa.
"Yang murah saja. Mau masuk SD," tutur Sopah (30) yang mengantar anaknya potong rambut, Sazili yang berusia 6 tahun ini potong rambut.
(Ari/rdf)











































