Pemeriksaan kesehatan itu dilakukan di rumah sakit militer Filipina yang terletak di sebelah barat daya Jolo. Demikian seperti dikutip dari reuters, Sabtu (11/7/2009).
Kelompok militan Aby Sayyaf menyerahkan pria berusia 62 tahun itu kepada Wakil Gubernur Jolo, Nur-Ana Sahidulla, di dekat Kota Indinan.
Pekerja The International Committee of the Red Cross (ICRC) telah mengetahui sakit yang diderita Vagni selama ditahan. Sahidulla, yang juga sebagai negosiator, sebelumnya juga telah mengirimi obat-obatan.
Vagni disandera bersama koleganya di ICRC Andreas Notter dari Swiss dan seorang perempuan Filipina Mary Jean Lacaba pada Januari 2009. Namun, Notter dan Labaca telah lebih dulu dibebaskan pada April yang lalu.
(irw/irw)











































