"Tidak ada (penghakiman massa). Selang beberapa jam kemudian usai kejadian, pelaku berhasil ditangkap Polres Nunukan," Kapolda Kaltim Irjen Pol Andi Masmiyat kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (11/7/2009).
Dikatakan Masmiyat, usai menerima laporan, Kepolisian setempat telah diperintahkan untuk segera mengamankan situasi. Sebab kejadian tersebut tepat saat digelarnya pasar malam yang cukup ramai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polres Nunukan, masih belum memastikan tindak lanjut terhadap jenazah Pleizer, yang berada di kamar pendingin jenazah RSUD Tarakan. Korban dikirim ke RS tersebut karena RS Nunukan tidak memiliki fasilitas pendingin jenazah.
"Tunggulah informasi lebih lanjut tentang itu (proses evakuasi
jenazah)," tambah Masmiyat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh detikcom, Basri adalah pengangguran yang tengah menunggu panggilan kerja di Malaysia sebagai TKI. Nunukan memang
berdekatan dengan Tawau, Malaysia.
Ketika dikonfirmasikan mengenai hal tersebut, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Rudi Pranoto belum bisa memastikannya.
"Calon TKI? Kalau itu saya belum bisa mengatakan ya atau tidak. Dia (Basri) masih disidik Polres Nunukan," terang Rudi.
(irw/irw)











































