Rombongan berkekuatan 22 orang itu tidak semua mendapatkan visa Schengen, yang mereka minta via Kedutaan Besar Austria di Jakarta.
"Pengambilan visa Schengen ini dilakukan di Kedubes Austria, Jakarta, karena mereka memulai tampil di Festival Jazz di Wina, Austria pada 7-8/7/2009 lalu," tutur Koordinator Fungsi Pensosbudpar Azis Nurwahyudi kepada detikcom hari ini, Sabtu (11/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak KBRI Praha dan KBRI Wina telah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa membantu mereka mendapatkan visa masuk ke Ceko. "Namun upaya tersebut sampai saat-saat terakhir tidak berhasil, karena masalah aturan pengambilan visa lokal masuk ke Ceko juga harus diambil di Jakarta, tidak bisa dari Kedubes Ceko di Wina, Austria," ujar Azis dengan nada kecewa.
Sebelumnya Kua Etnika dijadwalkan akan tampil pada acara Folklore di Kota Klatovy (9-12/7/2009), Monolog Butet Kartarejasa, Nano dan Ratna Riantiarno di KBRI Praha (13/7/2009) dan pementasan Kua Etnika di City Library Hall Praha (14/7/2009).
Menurut Azis, karena rombongan tersebut tidak dapat masuk ke Ceko, maka penampilan mereka akan diupayakan sampai maksimal di Austria. Lawatan Kua Etnika ke Eropa disponsori oleh sebuah perusahaan teh, yang juga sedianya akan melakukan promosi di Ceko.
(es/es)











































