"Saya tidak bisa tanggapi soal itu," kata Wakil Ketua KPK M Jasin saat dihubungi
wartawan, Jumat (10/7/2009).
Jasin enggan berkomentar lebih jauh soal hal tersebut. Saat ini, yang terpenting bagi KPK adalah terus bekerja sebaik mungkin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau orang berprasangka, saya tidak boleh marah, karena kedudukan ini (Kabareskrim) memang strategis. Tetapi saya menyesal, kok masih ada orang yang goblok. Gimana tidak goblok, sesuatu yang tidak mungkin bisa ia kerjakan kok dicari-cari. Jika dibandingkan, ibaratnya, di sini buaya di situ cicak. Cicak kok melawan buaya. Apakah buaya marah? Enggak, cuma menyesal. Cicaknya masih bodoh saja. Kita itu yang memintarkan, tapi kok sekian tahun nggak pinter-pinter. Dikasih kekuasaan kok malah mencari sesuatu yang nggak akan dapat apa-apa," ucap Susno seperti dikutip Majalah Tempo edisi 6-12 Juli.
Sebelumnya Susno saat dikonfrimasi mengenai hal ini tegas-tegas membantah bila pernyataannya soal cicak dan buaya mengacu kepada institusi tertentu.
(mad/ndr)











































