Saat ini pencarian astronot wanita tersebut sedang dilakukan. Demikian disampaikan Yang Liwei, yang pada tahun 2003 menjadi astronot pertama China. Saat ini dia bertanggung jawab atas rekrutmen baru untuk program antariksa. Dengan misi antariksa Yang pada tahun 2003 itu, China menjadi negara ketiga di dunia yang mengirimkan astronot ke ruang angkasa.
"Saya yakin wanita-wanita China akan segera terlihat di ruang angkasa," kata Yang seperti diberitakan harian China Daily dan dilansir kantor berita AFP , Kamis (9/7/2009).
Menurut Sui Guosheng, yang mengepalai rekrutmen Angkatan Udara China, "taikonaut" wanita atau astronot dalam bahasa China, diharapkan terbang ke luar angkasa pada tahun 2012.
Dikatakan Sui, kandidat astronot wanita itu akan direkrut dari 16 pilot jet tempur wanita yang lulus pada April lalu. Para pilot itu dipilih dari 150 ribu lulusan SMA. Ke-16 pilot tersebut merupakan kumpulan wanita China pertama yang memiliki kemmpuan menerbangkan jet tempur.
Astronot wanita pertama di dunia adalah Valentina Tereshkova dari Uni Soviet. Dia berada di luar angkasa selama tiga hari pada tahun 1963 silam.
(ita/iy)










































