Lukisan dan karikatur yang dipajang secara apik tersebut seolah sebagai sebuah jaminan dari sang pelukis akan karya yang dihasilkan.
Namun keahlian yang tidak dimiliki semua orang ini semakin ditinggalkan pelanggan karena menjamurnya industri foto digital printing.
"Foto digital hasilnya lebih bagus terus murah juga," kata salah satu seniman lukisan, Koko, di Pasar Baru Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2009).
Seniman yang sudah menjalani profesi sejak tahun 2002 ini mengaku pendapatannya semakin hari semakin tidak menentu. "Kalau lagi sepi ya nggak ada yang mesen. Tapi kalau ramai sehari bisa 2 atau 3 pesenan, tapi sekarang sudah jarang," ujarnya.
Meski demikian bapak satu anak ini tetap yakin pada profesinya yang dijalaninya itu. "Kalau nyari kepuasan atau seni kita masih menang," kata Koko.
Untuk sebuah karikatur berwarna ukuran 10R dijual seharga Rp 300 ribu, ukuran sedang (30x50cm) dihargai Rp 500 ribu dan ukuran besar (60X100cm) dibandrol seharga Rp 900 ribu. "Ya masih bisa kuranglah dikit," kata dia.
Menurut dia, harga lukisan lebih murah dibanding karikatur. "Kalau lukisan kan kita cuma nyalin dari foto. Tapi kalo karikatur biasanya disesuaikan sama tema pemesan jadi lebih mahal. Tapi nggak jauhlah harganya," ujar Galuh, pemilik kios sebelah Koko saat ngobrol santai dengan detikcom.
Bagi Anda yang ingin membuat lukisan atau karikatur tentang diri Anda atau orang terdekat Anda, tidak ada salahnya Anda mengunjungi toko-toko karikatur yang terletak di Pasar Baru, tepatnya di depan Gedung Kesenian Jakarta.
30 Seniman lukis dan karikatur akan menyambut anda dengan deretan mahakarya yang apik, lucu dan tentunya mirip dengan aslinya.
(her/aan)










































