Yak begitulah berbagai macam reaksi calon penumpang busway yang disodori tiket gratis di halte Matraman 2. Maklum saja, ide bagi-bagi tiket gratis yang dilakukan untuk merayakan HUT ke-11 detikcom adalah hal yang baru.
Tata (25) awalnya hendak menolak pemberian tiket yang disodorkan penyanyi Melanie Subono . Tapi begitu tahu tiketnya gratis, pembaca setia detikpemilu dan detikhot itu pun langsung sumringah.
"Bagus (idenya). Saya biasa baca detik," katanya.
"Cuma berita kriminal kurang deh kayaknya," tambah Tata memberi masukan.
Lain cerita lagi dengan Sunardi (20). Walaupun senang uang Rp 3.500-nya utuh, dia punya request sendiri untuk perayaan hari jadi detik berikutnya.
"Bagus Mas. Tapi lebih bagus lagi kalo bagi-bagi sembako," ujarnya setengah berbisik sambil mengejar busway ke arah Pulogadung.
Waktu pun berlalu seiring dengan tandasnya 500 tiket yang dibagikan Melanie. Bagi anggota salah satu blogstar di detik ini, kegiatan seperti ini lebih dipilihnya daripada hura-hura.
"Kalo diundang untuk party mungkin tidak akan datang. Lebih suka hal-hal berguna seperti ini," katanya.
Pagi di halte busway Matraman 2 layaknya wahana sihir. Wajah-wajah yang bingung bahkan ada yang ketakutan mendadak berganti dengan senyum simpul setelah melewati pintu masuk halte.
Sulap? Sihir? Eits... Jangan salah sangka, ini cuma gara-gara tiket gratis busway dari detik cuy...
"Detik itu berani," tandas Melanie.
(gah/anw)











































