Ratusan Ribu Relawan Siap Pantau Pemilu di Jateng
Rabu, 31 Mar 2004 16:49 WIB
Semarang -
Sepekan sebelum Pemilu legislatif, tercatat ada 6 pemantau pemilu di Jateng. Untuk meminimalisir kecurangan-kecurangan, mereka akan mengerahkan ratusan ribu relawan yang disebar di 35 Kabupaten/ Kota di Jateng.Demikian disampaikan Ketua Panwaslu Jateng Nur Hidayat Sardini, usai acara Penandatangan MoU Panwaslu dan Organisasi Pemantau Pemilu Jateng di Gedung Pemilu, Jl. Veteran, Semarang, Rabu (31/03/2004).Keenam pemantau tersebut antara lain, KIPP (Komite Independen Pemanatu Pemilu), JPPR (Jaringan Pemantau Pemilih untuk Rakyat), YASBI (Yayasan Advokasi Buruh Indonesia), Mapilu - PWI (Masyarakat Pemantau Pemilu), Forum Rektor, LSM Gita Pertiwi/ Cetro, dan Uni Eropa.Menurut Sardini, semua pemantau telah menyatakan siap bekerja sama dengan Panwaslu untuk mencatat dan melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi."Kami sudah membuat nota kesepahaman bersama yang sudah ditandatangani mereka ( 6 pemantau). Mereka semua setuju untuk ikut menyukseskan kelangsungan Pemilu 2004," kata Sardini.Dalam penandatangan itu, setiap organisasi pemantau memaparkan daerah pantauan dan jumlah relawan. Menurut Koordinator JPPR Jateng Muhsin Jamil, pihaknya akan meng-cover seluruh daerah di Jateng."Setiap daerah akan diisi 1.300 relawan, sehingga kami akan menurunkan 455.000 relawan," katanya usai acara.KIPP Jateng, akan mengisi di 26 daerah. Masing-masing daerah ditempati 30 - 50 relawan, total relawan berjumlah 780 orang.Relawan YASBI sebanyak 600 orang, dan Uni Eropa 14 orang. Sedangkan, Mapilu - PWI, LSM Gita Pertiwi, dan Forum Rektor belum bisa memastikan daerah pantauan dan jumlah relawan.Dengan ratusan ribu relawan tersebut, diharapkan kecurangan-kecurangan pemilu dapat diatasi. Seluruh relawan akan ditempatkan langsung di TPS-TPS dimana sebagian besar kemungkinan kecurangan terjadi. Apalagi, kalau mereka berkolaborasi dengan Panwaslu setempat.
(iy/)










































