Sebut Obama 'Negrito', Menlu Honduras Minta Maaf

Sebut Obama 'Negrito', Menlu Honduras Minta Maaf

- detikNews
Rabu, 08 Jul 2009 15:41 WIB
Sebut Obama Negrito, Menlu Honduras Minta Maaf
Tegucigalpa - Menteri Luar Negeri (Menlu) Honduras Enrique Ortez Colindres meminta maaf kepada Presiden AS Barack Obama. Permintaan maaf itu disampaikan setelah dirinya dikecam keras karena melontarkan komentar berbau rasis tentang Obama.

Dikatakan Colindres, dirinya telah meminta maaf secara tertulis kepada Obama. Kepada para wartawan di Tegucigalpa, ibukota Honduras, Colindres membacakan surat yang menurutnya telah dikirimkan ke Obama. Dia tidak mengatakan kapan surat tersebut dikirimkan.

Dalam surat itu, pejabat Honduras itu menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan yang patut disayangkan itu.

Dikatakan Colindres, komentar itu dilontarkannya saat dia belum resmi dilantik menjadi Menlu baru Honduras. "Pernyataan yang disebutkan itu tidak bermaksud menghina," kata Colindres seperti dilansir Herald Tribune , Rabu (8/7/2009).

Dalam wawancara televisi mengenai krisis di Honduras beberapa hari lalu, Colindres menyebut Obama "negrito" yang tidak tahu di mana Tegucigalpa. Negrito memiliki arti yang mirip dengan kata Negro dalam bahasa Inggris.

Atas komentarnya itu, Hugo Llorens Duta Besar AS di Honduras mengeluarkan kecaman keras. "Komentar itu sangat menyakitkan bagi rakyat Amerika dan bagi saya pribadi," cetus Llorens.

Pada 28 Juni lalu, militer Honduras melakukan kudeta terhadap Presiden Honduras Manuel Zelaya. Tentara membawa paksa Zelaya meninggalkan istana kepresidenan dan memaksanya naik ke pesawat untuk diasingkan ke Costa Rica.

Ketua Kongres Honduras Roberto Micheletti ditunjuk menjadi presiden interim beberapa jam kemudian. Pemerintahan Obama telah menyatakan dukungannya pada Zelaya. Bahkan Obama mengharapkan Zelaya kembali berkuasa.

(ita/iy)


Berita Terkait