Tak Ada Rencana Pertemuan KPU, Pemerintah dan Parpol
Rabu, 31 Mar 2004 12:58 WIB
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun pemerintah hingga kini belum mempunyai rencana untuk menggelar pertemuan dengan pimpinan partai politik (parpol) untuk membicarakan pelaksanaan Pemilu. Hal itu disampaikan secara terpisah oleh Mendagri yang sekaligus Menko Polkam adinterim Hari Sabarno dan Ketua KPU Nazaruddin Syamsuddin, usai menghadiri temu wicara menyongsong penyelenggaran Pemilu 2004 di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (31/3/2004).Hari menyatakan pemerintah tidak akan menggelar pertemuan dengan pimpinan parpol. Pemerintah khawatir kalau menggelar pertemuan semacam itu meskipun untuk membahas persiapan Pemilu, akan disalahartikan. "Kalau pertemuan parpol tidak. Karena memang tak ada kaitan struktur dengan pemerintah. Itu adalah kewajiban KPU. Juga karena tidak dalam habitat komunitasnya. Nanti kalau kami mengundang dikira pembinaan politik," kata Hari. Senada dengan Mendagri, Ketua KPU Nazaruddin juga menyatakan KPU tidak akan menggelar pertemuan dengan pemimpin parpol. Mengenai pelaksanaan Pemilu yang mengalami keterlambatan pemenuhan logistik, menurut Nazar, sudah ada saling pengertian antara KPU dan parpol. "Sudah ada pengertian antara KPU dengan parpol. Karena kalau digoyang-goyang yang rugi juga kan mereka. Kalau ada hal yang tidak memenuhi harapan pasti ketua parpol akan melihat secara arif," kata Nazar.Sementara mengenai dikeluarkannya peraturan pemerintah pengganti UU (Perpu) untuk payung hukum Pemilu 2004, Hari menyatakan masih melihat perkembangan hingga H-3."Kami masih memantau distribusi logistik sampai TPS. Mudah-mudahan dalam 3 hari ini bisa lancar. Saya kan harus mengikuti perkembangan jam per jam," demikian Hari.
(iy/)











































