Pernyataan itu disampaikan Obama dalam pidatonya di depan para mahasiswa di New Economic School di Moskow, Rusia.
"Baik Amerika maupun Rusia tidak akan diuntungkan dari adu senjata nuklir di Asia Timur ataupun Timur Tengah. Karena itulah kita harus bersatu dalam melawan upaya Korut menjadi kekuatan nuklir dan mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir," kata Obama dalam pidatonya.
"Saya senang karena Presiden Medvedev dan saya setuju dengan penilaian ancaman bersama tantangan rudal balistik abad 21, termasuk dari Iran dan Korut," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Reuters , Selasa (7/7/2009).
Dalam pidatonya itu, Obama juga menyatakan bahwa Amerika mengharapkan Rusia kuat, damai dan makmur.
Sebelum berpidato, Obama telah menemui Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin dan Presiden Medvedev. Kunjungan Obama ke Rusia ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan AS-Rusia.
(ita/iy)










































