PDIP-PNBK Sukabumi Berdamai
Selasa, 30 Mar 2004 16:35 WIB
- Polisi hingga kini belum melakukan penangkapan ataupun penahanan menyusul bentrokan antara massa PDIP dengan massa PNBK di Kampung Loji, Sidadap, Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Kasus itu diselesaikan lewat upaya damai.Demikian disampaikan Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko kepada wartawan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Selasa (30/3/2004). Soenarko menuturkan, jajaran Muspida Sukabumi telah mengumpulkan kedua parpol termasuk tokoh yang bertikai. Dalam pertemuan itu disepakati kasus akan diselesaikan lewat upaya damai."Setiap kegiatan bila dapat dimusyawarahkan mengapa harus melalui peradilan. Ya ada upaya damai," kata Soenarko saat ditanya apakah proses hukum kasus tersebut akan dilanjutkan.KondusifSoenarko juga menyatakan kondisi Kampung Loji saat ini sudah kondusif. Kampanye di daerah itu juga sudah dilangsungkan kembali sesuai jadwal. Ditambahkan, bentrokan massa PDIP dengan PNBK terjadi akibat salah paham. Apa latar belakang tepatnya, Soenarko belum tahu.Dijelaskan bentrokan antar massa banteng itu terjadi 3 kali. Pertama, pukul 11.30 WIB, massa PNBK merusak kantor Sekretariat PDIP di Kampung Loji. Kemudian, pukul 12.00 WIB, massa PDIP membalas dengan mendatangi rumah Ketua DPC PNBK di daerah adak Putih, Pelabuhan Ratu. Di sini massa PDIP melakukan pembakaran bendera PNBK. Massa kemudian bergerak ke kantor PNBK dan dihadang massa PNBK sehingga terjadi bentrokan. Massa kedua parpol lantas digiring ke Polsek setempat. Namun sekitar pukul 13.30 WIB, massa PDIP kembali melakukan perusakan hinga menyebabkan satu warga sipil luka-luka.
(iy/)











































