Dinding dicat, daun pintu dipelitur dan lantai dikeramik atau dikeras dengan batu andesit hitam legam.
Selain itu, koleksi museum makin lengkap. Tidak hanya miniatur kapal maupun
kapal kayu, juga perlengkapan kapal kuno seperti kamar kompas dan berbagai
peralatan navigasi perkapalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pameran museum Bahari tersebut, sejumlah kegiatan dilakukan seperti seminar, lomba, dan display museum. Selain itu, bangunan gedung peninggalan
kolonial yang sangat fotogenik tersebut mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal dan asing.
Mereka menatap berbagai koleksi museum bahari seakan ikut berlayar ke masa lalu. Tidak hanya perkembangan Batavia/Kota Jakarta, juga perubahan teknologi maritim dari masa ke masa di Nusantara.
"Lumayan untuk alternatif pilihan berlibur anak-anak yang murah," ucap Bowo (36) yang melihat-lihat museum bersama anaknya, Intan (8).
(Ari/nwk)











































