PKS Macetkan Jakarta
Penumpang Busway Membludak
Selasa, 30 Mar 2004 14:21 WIB
- Jalanan utama di Ibukota Jakarta macet total pada Selasa siang (30/3/2004) ini menyusul berakhirnya kampanye PKS di GBK, Senayan, Jaksel. Buntutnya, Transjakarta Busway pun jadi tumpuan harapan.Wati, seorang karyawati swasta di bilangan Jl.Sudirman, mengaku pukul 13.00 WIB dia hendak ke Jl.Kebon Sirih, Jakpus. Tidak ada bus yang lewat karena etrhambat entah di mana. Taksi juga tidak mau melintas ke jalur lambat karena dipadati massa kampanye yang bubaran. Akhirnya, dia dan sejumlah temannya memutuskan naik busway.Setelah melewati jembatan penyeberangan Polda Metro Jaya, Wati dkk turun ke halte busway yang ada di tengah jembatan. Di situ, antrean tiket busway sudah mencapai 20 meter. "Biasanya tidak sepanjang ini, paling-paling semeter, itu pun jam-jam tertentu saja," kata Wati pada detikcom.Sementara di bagian dalam halte, pemegang tiket sudah mencapai seratusan orang lebih sehingga menjadi sangat sesak dan panas. Suasana sumpek itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Paling-paling terjadi saat pertama kali busway diluncurkan pada 15 Januari silam.Melihat banyaknya antrean, Wati dkk memutuskan tidak melanjutkan perjalanan. Mereka kembali ke kantornya. Apalagi Transjakarta yang melintas tidak ada yang mengangkut penumpang baru karena bus oranye itu sudah sesak sekali oleh penumpang. Padahal jam segini, biasanya bus anyar itu melompong. "Ternyata orang-orang berpikiran sama seperti kami, mengharapkan naik Transjakarta Busway yang kami kira jalannya lebih lancar dibanding angkutan lainnya," keluh Wati.Bus Transjakarta yang lewat pun sangat jarang. Kalau lewat, tidak bisa mengangkut penumpang baru. Bahkan, sebanyak 3 bus Transjakarta terpaksa tertumpuk di Bundaran HI karena banyak massa PBR yang pulang kampanye menumpuk di situ. Hingga pukul 14.20 WIB, lalu lintas di Sudirman, Semanggi, Kuningan dll, masih macet.
(nrl/)











































