Berdasarkan laporan dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dan Badan Litbangkes Departemen Kesehatan (Depkes), kasus influenza A H1N1 atau flu babi bertambah lagi 8 kasus baru pada hari Selasa (7/7/2009) ini.
Mereka itu adalah AM (24), laki-laki, dirawat di RS Sanglah, Denpasar, kemudian BH (35) dan IA (19), keduanya laki-laki yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. Sedangkan ada 3 pasien laki-laki yang dirawat di RS Adam Malik, Medan yaitu Vi (20), Wi (9), dan Ca (27).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia telah mencatat 28 kasus positif Influenza A H1N1. Dari 28 kasus positif, 5 orang yang dirawat di RS Sanglah dinyatakan sembuh dan sudah pulang," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Depkes Lily S Sulistyowati dalam rilis yang dikirimkan pada hari ini.
Untuk mengkoordinasikan penanggulangan penyebaran flu babi, Menkes sudah mengirimkan surat edaran kepada gubernur se-Indonesia bernomor 504/Menkes/VII/2009 tanggal 1 Juli 2009.
Menkes minta Gubernur seluruh Indonesia untuk memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi selaku focal point di tingkat provinsi untuk berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), serta RS Vertikal di daerah ( RSUP) yang merupakan unit pelaksana teknis Depkes di daerah, RS daerah dan RS Rujukan Flu Burung yang ada, RS TNI, RS Polri, RS Swasta dan Sarana Kesehatan Swasta untuk melaksanakan langkah-langkah penanggulangan.
(nwk/nwk)











































