Jenderal Naga Bonar Laporkan Dugaan Korupsi KPU ke KPK

Jenderal Naga Bonar Laporkan Dugaan Korupsi KPU ke KPK

- detikNews
Selasa, 07 Jul 2009 11:40 WIB
Jenderal Naga Bonar Laporkan Dugaan Korupsi KPU ke KPK
Jakarta - Koalisi Merak (mengutamakan rakyat) Deddy Mizwar dan Mayjen Purn Saurip Kadi mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka memberikan bukti dugaan korupsi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan lembaga pemerintah lainnya kepada KPK.

Jenderal Naga Bonar dan Jenderal Kancil itu datang sekitar pukul 10.55 WIB, Selasa (7/7/2009). Deddy mengenakan kemeja putih plus celana hitam. Sedangkan Saurip mengenakan kemeja kotak-kotak putih biru plus celana jins.

"Kami akan menyerahkan temuan awal dugaan korupsi terhadap rezim yang berkuasa. Karena rezim yang berkuasa telah korupsi maha dahsyat," tutur aktor kawakan itu.

Deddy mengungkap, selain KPU lembaga pemerintah yang terindikasi korupsi yakni Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), BLT, Jamkesmas, dan Askeskin. "Itu semua terindikasi korupsi," katanya.

Sutradara sinetron 'Lorong Waktu' itu juga mendukung pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. "Siapapun yang menjadi Presiden, KPK tetap ada untuk memberantas korupsi," harapnya.

Saurip menambahkan, dugaan korupsi di KPU terkait pemutakhiran data yang menghabiskan uang negara hampir Rp 1 triliun. "Padahal di negara lain pendaftaran dengan menggunakan SMS paling hanya menghabiskan Rp 300 miliar," kata dia.

Sementara Dedy dan Saurip sedang bertemu dengan KPK, para pendukungnya membentangkan spanduk berukuran 2x2 meter. Spanduk bertuliskan 'Desak KPK untuk Membongkar Korupsi Sistemik'.

Spanduk semula dibentangkan di tangga lobi KPK. Kemudian dibawa ke taman depan KPK.
(nik/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini