Hikam Nilai Pencetus Ide Koalisi PDIP-NU Tidak Cerdas
Selasa, 30 Mar 2004 12:55 WIB
- Ketua DPP PKB AS Hikam menilai wacana koalisi PDIP dengan NU yang dilontarkan Taufiq Kiemas sebagai ide aneh yang justru menunjukkan rendahnya pengetahuan pencetus ide. Menurut dia, Taufiq hanya ingin memecah persatuan warga NU dalam menghadapi persoalan politik. Namun dia yakin hal itu tidak akan efektif."Itu ide bodoh dan aneh menurut saya. Bagaimana mungkin terjadi sebuah partai kok berkoalisi dengan ormas. Kalau begitu ya sekalian saja partai berkoalisi dengan PSSI atau Perbasi misalnya," ujar Hikam saat tampil dalam kampanye dialogis yang diselenggarakan PKB Kota Solo di Hotel Quality, Solo, Selasa (30/3/2004)."Semakin sering wacana itu dilontarkan akan semakin jelas menunjukkan kebodohan yang melontarkannya. Jadi kalau kita memang pernah mendengar wacana itu maka sebaiknya segera saja kita lupakan daripada kita semakin dihinakan pengetahuan dan kepintaran kita oleh orang bodoh," lanjutnya.Hikam menilai manuver koalisi itu bukan diarahkan kepada NU sebagai organisasi tapi kepada seorang tokoh NU. Namun si pelontar ide tidak berani menyebut nama secara langsung karena takut ditolak secara tegas. Namun karena kebingungannya kemudian digembar-gemborkan adanya wacana koalisi sebuah partai dengan NU, yang justru semakin tidak jelas arahnya.Kepada wartawan, dia juga mengatakan bahwa wacana itu dimunculkan hanyalah untuk memecah persatuan warga NU menghadapi persoalan politik. Namun demikian, Hikam yakin hal tersebut tidak akan efektif untuk memecah-belah warga NU yang semakin paham pada persoalan manuver-manuver politik.Menurut dia, sejak awal aspirasi politik warga NU disalurkan ke PKB. Warga NU sendiri selalu berpegangan pada petunjuk para kiai-kiai lokal, sedangkan para kiai lokal ini merujukkan pandangannya pada pendapat para kiai khos NU yang selalu berada di belakang PKB. Dengan demikian, kekuatan luar manapun yang ingin memecah-belah warga NU dengan berbagai cara akan selalu mentah."Kekuatan mana pun yang ingin memecah-belah warga NU saya yakin akan berakhir dengan tangan hampa. Mau memanfaatkan pertemuan Jombang atau membuat forum apa pun juga, kalau itu tidak sejalan dengan semangat yang ada pada para kiai khos saya yakin usaha-usaha mereka tidak akan efektif," ujar Hikam."Kalaupun sekarang pihak partai lain menyebut-nyebut nama Kiai Hasyim (Muzadi), saya yakin sebetulnya bukan Kiai Hasyim yang akan digandeng. Itu hanya upaya untuk memecah-belah NU. Kiai Hasyim dan kita semua sudah paham hal itu serta tidak akan mau dikadali. Sebab nantinya, koalisi yang akan terjadi adalah PDIP dengan Golkar," sambung Hikam.
(/)











































