Kwik Dukung Parpol Berdana Kampanye Besar Ditindak Tegas
Selasa, 30 Mar 2004 11:39 WIB
- Meneg Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie mendukung dilakukannya tindakan tegas kepada parpol yang telah mengeluarkan dana yang sangat besarnya untuk biaya kampanye dan pasang iklan. Hal itu disampaikan Kwik di sela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Pusat (Musrembangpus ) tahun 2004 di Gedung Bappenas, Jl. Taman Suropati, Jakarta, Selasa (30/3/2004). "Memang saat ini ramai dibicarakan katanya KPU dan Panwaslu yang terdiri dari orang hebat digugat kenapa tidak menindak parpol yeng mengeluarkan uang begitu besar," kata Kwik.Mantan Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) PDIP itu mengakui memang sangat sulit untuk membuktikan asal usul sumbangan kampanye yang diterima parpol. Pasalnya sejauh ini memang banyak sumbangan spontan yang mengalir. Namun menurutnya, dana tersebut tetap bisa dilacak. "Menurut saya sebagian dana kampanye dapat dihitung secara eksak seperti berapa kali ia pasang iklan kemudian ditanyakan ke perusahaan advertisingnya dapat fee berapa," ujar Kwik.Seperti diketahui, riset sejumlah LSM menempatkan PDIP sebagai parpol yang paling tinggi mengeluarkan dana untuk kampanye dan iklan. Berdasar Transparency International Indonesia (TII), partai moncong putih ini menghabiskan dana Rp 12,5 miliar untuk kampanye putaran pertama dan kedua. Sementara TVRI menyatakan PDIP merupakan pemasang iklan terbesar. Perharinya, partai pimpinan Mega ini mengeluarkan Rp 30 juta untuk bayar iklan di TV publik tersebut. Kwik sendiri mengaku tak tahu persis berapa dana kampanye yang dikeluarkan PDIP. Menurut Kwik, pendanaan kampanye selama ini tak pernah dilaporkan secara terbuka kepada DPP. Apakah ada potensi sumber dana ilegal untuk pembiyaan kampanye parpol? "Saya tidak tahu. Yang jelas dihitung dulu kemudian dilihat sumber dananya dari mana saja. Nah dari situ jawaban yang eksak akan ketahuan," demikian Kwik.
(iy/)











































