Bush Sambut 7 Anggota Baru NATO
Selasa, 30 Mar 2004 05:45 WIB
- Presiden Amerika Serikat (AS) George W. Bush menyambut tujuh negara eks blok Uni Soviet menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Menurut Bush, NATO akan semakin kuat dengan masuknya tujuh anggota baru ini.Dilaporkan kantor berita The Associated Press, diterimanya tujuh anggota baru NATO ini, yakni Bulgaria, Estonia, Lithuania, Latvia, Romania, Slovakia dan Slovenia, ditandai dalam upacara di Gedung Putih hari Senin (29/3/2004) waktu setempat. Dan upacara kedua akan dilangsungkan di markas besar NATO di Brussels pada hari Jum'at.Berdiri bersama para perdana menteri dalam upacara di Gedung Putih, Bush menyatakan para anggota baru NATO ini, "belajar dari kebebasan mereka yang diperoleh melalui keberanian dan kegigihan dan kini berdiri bersama kami sebagai mitra dalam sejajar dalam aliansi besar ini."Perluasan kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah NATO. Organisasi ini dibentuk tahun 1949 untuk mempertahankan Eropa Barat melawan Uni Soviet. Peristiwa ini oleh para pemimpin NATO sebagai peristiwa "bersejarah".Ketujuh negara secara resmi akan menjadi anggota aliansi berumur 55 tahun itu setelah menyerahkan dokumen kepada AS. Langkah ini akan menjadikan anggota organisasi itu menjadi 26 negara.Rumania dan Bulgaria adalah dua negara yang paling bersemangat dan mayoritas penduduk di negara-negara itu mendukung masuknya negara mereka ke dalam Organisasi Pertahanan Atlantik Utara. Di Bulgaria, hari Jum'at nanti akan ada libur nasional ketika upacara penerimaan di Brussels berlangsung. Namun rencana menteri luar negeri Bulgaria untuk memberikan bir dan anggur baru secara cuma-cuma dengan lencana NATO pada labelnya terpaksa dibatalkan setelah para birokrat di Brussels menyatakan tindakan ini tidak pada tempatnya.
(gtp/)











































