Diskes DKI Akui Masih Ada Pasien DBD yang Dipungut Biaya
Senin, 29 Mar 2004 20:17 WIB
- Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengakui masih terjadi pungutan-pungutan terhadap pasien demam berdarah dengue (DBD) di beberapa rumah sakit. Padahal Pemda DKI telah menetapkan pengobatan gratis bagi penderita DBD yang dirawat di 16 Rumah Sakit di DKI."Memang ada pungutan seperti itu, sistem nggak mungkin seratus persen bagus dong, delapan puluh persen saja udah bagus makanya kita perbaiki terus," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Chalik Masulili kepada wartawan di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (29/3/2004).Masulili mencontohkan di salah satu rumah sakit ada dokter yang memberi obat di luar 'paket' gratis dari Pemda DKI. "Salah satu rumah sakit ada dokternya berpendapat ada obat baru untuk DBD. Karena tidak masuk dalam paket jadi dikasih resep, tapi sebenarnya kalau dia tagih akan kita bayar," jelas Masulili.Untuk memperbaiki sistem ini Dinas Kesehatan DKI bekerjasama dengan Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI). "Pengobatan gratis inikan sistem baru jadi di lapangannya nggak segampang itu, maka saya kerjasama dengan dr Marius Widjajarta (Ketua YPKKI) untuk mengamati ke 16 rumah sakit," demikian Masulili.
(gtp/)











































