Stok Abate dan Obat-obatan Pencegah DBD Menipis

Stok Abate dan Obat-obatan Pencegah DBD Menipis

- detikNews
Senin, 29 Mar 2004 19:00 WIB
- Walaupun jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta menurun tapi tidak berarti Dinas Kesehatan DKI bisa bernapas lega. Sebab kini muncul masalah baru, yakni menipisnya abate dan obat untuk pengasapan atau fogging."Jumlah penderita DBD saat ini memang sudah menurun, tapi sekarang ini saya lebih takut karena bahan-bahan kita menipis," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Chalik Masulili kepada wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rabo, Jakarta Timur, Senin (29/3/2004).Bahan-bahan yang menipis itu, menurut Masulili, meliputi obat untuk pengasapan dan abate. "Untuk fogging (pengasapan) kita lagi menyediakan stok lagi, kalau abate memang di dunia lagi habis. Stok kita tinggal4,5 ton," tukasnya.Kendati demikian, lanjut Masulili, warga Jakarta tak perlu cemas karena persedian hingga April mendatang masih cukup. Stok obat kalau untuk DKI tidak ada masalah, abate misalnya masih cukup untuk dua bulan. "Akhir April baru datang lagi impor 61 ton abate untuk Indonesia," Masulili berujar.Selain masalah obat-obat pembasmi nyamuk dan penyakit DBD, Masulili juga khawatir tenaga medis yang tersedia kurang. "Petugas kita lelah, dan kita jadi nggak waspada, belum lagi sekarang ada pemilu jadi konsentrasi berubah. Kalau kita kendor seperti ini bisa bertambah lagi jumlah penderita DBD," demikian Masulili.Sekedar untuk diketahui penderita DBD di DKI hingga kini 15.080 pasien, 77 orang meninggal angka kematian 0,51 persen. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads