Al Qaeda Pernah Berencana Serang Bandar Udara Inggris
Senin, 29 Mar 2004 12:19 WIB
- Pemimpin jaringan al Qaeda, Osama bin Laden pernah memerintahkan kepala operasinya untuk menyiapkan serangan terhadap bandar udara (bandara) Heathrow di London, Inggris, tak lama setelah peristiwa 11 September 2001.Demikian dilaporkan surat kabar The Sunday Times, seperti dilansir situs News.com.au, Senin (29/3/2004). Media Inggris tersebut mengaku telah melihat transkrip interogasi Khalid Sheik Mohammed, pejabat al Qaeda paling senior yang berhasil ditangkap dalam perang pimpinan AS melawan terorisme.Mohammed (37) dibekuk di Rawalpindi, Pakistan, pada Maret 2003 lalu. Diungkapkan Mohammed, dirinya bertemu dengan Osama bin Laden di ibukota Afghanistan, Kabul, beberapa hari setelah tragedi 11 September."Saat itulah kami membahas operasi Heathrow," ujar Mohammed seperti dikutip dalam transkrip itu. "Osama menyatakan (Perdana Menteri Inggris Tony) Blair sebagai musuh utama kami dan target London kami," imbuhnya.Menurut The Sunday Times, Mohammed-lah yang mengatur anggota-anggota al Qaeda untuk dikirim dari Pakistan dan Afghanistan ke London, dimana mereka memulai pengawasan Heathrow dan daerah sekitar. Namun operasi penyerangan tidak jadi terlaksana. "Banyak kebingungan. Saya harus katakan bahwa performa saya saat itu buruk," tukas Mohammed seperti dituliskan harian Inggris tersebut.Mohammed adalah etrsangka dalang peristiwa 11 September 2001 di Amerika Serikat. Hingga kini ia masih dalam tahanan AS dan ditempatkan di lokasi yang dirahasiakan.
(ita/)











































