PKB Rayu Warga Tionghoa dan 'Jualan' Program Hijrah
Senin, 29 Mar 2004 12:16 WIB
- Jurkamnas Marzuki Usman merayu warga Tionghoa mencoblos PKB. Dia juga mencanangkan program hijrah (pindah). Mau ke mana?"Kita harus hijrah dari kemiskinan, kita harus hijrah dari kezaliman," seru Usman saat berorasi dalam kampanye terbuka PKB yang berlangsung di Lapangan Kompleks Bank Mandiri jalan Tendean Jakarta Selatan, Senin (29/3/2004).Ketua DPD PKB DKI Jakarta ini juga mengatakan, sekarang ini rakyat sudah menderita, banyak rakyat yang menganggur, utang negara banyak, oleh sebab itu, rakyat harus bangkit dan mengubahnya."Banyak produk UU yang tidak berpihak kepada rakyat. Kalau kita menang, kita akan hijrah, kita akan ubah UU di DKI Jakarta. Walikota dipilih rakyat langsung dan kita jadikan otonomi," seru Usman.Kepada warga Tionghoa yang masih mendapat perlakuan diskriminatif, lanjut dia, PKB akan cabut 50 peraturan yang mendiskriminasikan warga Tionghoa."Kita imbau semua etnis Tionghoa dan lainnya untuk mencoblos PKB. Kita hijaukan Jakarta dan Indonesia," ujar Usman.Dia hanya berorasi sekitar 10 menit setibanya di lokasi pukul 11.25 WIB. Usai orasi, Usman mencanangkan program hijrah dengan melepas puluhan balon hijau berlambang PKB dan belasan burung merpati.Saat pelepasan, Usman dan simpatisan PKB berteriak bersahut-sahuutan. "Hijrah, hijrah, bangkit, bangkit, hijrah dari kemiskinan, hijrah dari kezaliman, PKB bangkit". Setelah itu mereka mengumandangkan salawat badar.Usman kemudian meninggalkan lokasi. Kampanye dilanjutkan dengan dangdutan yang dibawakan para artis lokal. Para simpatisan pun bergoyang. Namun sebagian simpatisan memilih berangsur-angsur meninggalkan lokasi untuk memamerkan suara derungan motornya.
(sss/)











































