Menurut salah satu korban selamat, Kaliyo (36), kejadian ini berlangsung sangat cepat. "Saat di atas rel, busnya macet. Jadi tidak bisa maju dan tidak bisa mundur," kata Kaliyo di RS Islam Klaten, Minggu (5/7/2009).
Kaliyo masih merasa syok lantaran tiga anggota keluarganya tewas dalam kecelakaan ini. Keluarganya yang meninggal yaitu ibu kandungnya, Painem (60), istrinya bernama Parti (35) dan anaknya yang baru usia 10 tahun, Nur Lailatul Nikmah.
Menurut rencana, petang hingga malam ini jenazah akan dibawa ke rumah duka di Kampung Brontok, Desa Jati, Kecamatan Sumber Lawang, Sragen. Desa tersebut berjarak sekitar 80 kilometer dari Klaten.
Saat ini, beberapa ambulans dari berbagai puskesmas di Sragen didatangkan untuk mengangkut jenazah-jenazah tersebut.
Hinga saat ini, korban meninggal mencapai 14 orang. Korban lain yang masih kritis dan dirawat di RS Islam Klaten berjumlah 3 orang, sementara yang dirawat di bangsal sebanyak 6 orang.
(anw/nrl)











































