Kabut Asap Kepung Pekanbaru, Bandara Ditutup 2 Jam

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, Bandara Ditutup 2 Jam

- detikNews
Minggu, 05 Jul 2009 16:31 WIB
Pekanbaru - Kabut asap yang cukup pekat sejak pagi hingga siang hari mengepung udara Pekanbaru. Akibatnya Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II sempat ditutup selama dua jam, Minggu (5/7/2009).

Sejak pagi hari kabut asap tebal dari aktivitas pembakaran lahan membuat jarak pandang terbatas. Kota Bertuah, begitu julukan ibukota Provinsi Riau ini cuaca siang hari seperti mendung. Cahaya matahari tidak sepenuhnya bisa menembus kabut asap yang cukup pekat.

Sejumlah kendaraan di siang hari terpaksa harus menyalakan lampu. Karena hanya dengan jarak 700 meter jarak pandang sudah terganggu.  Kendaraan dari arah berlawanan terlihat sama-samar bila tidak menyalakan lampu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Hari ini kabut asap cukup pekat. Sehingga kita berkendaraan harus menyalakan lampu, bila tidak dengan jarak ratusan meter saja kita tidak dapat melihat kendaraan dari arah yang berlawanan,” kata Hermansyah warga Pekanbaru kepada detikcom.

Kabut asap yang sangat parah ini ternyata juga berimbas pada Bandara SSK II Pekanbaru. Menurut Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan, kepada detikcom, sejak pukul 08.00 WIB, jarak pandang di bandara rata-rata masih di atas 1 km. Ini berlangsung hingga pukul 12.45 WIB.

Namun pada pukul 13.00 WIB, jarak pandang di bandara hanya maksimal 800 meter. Dengan jarak pandang di bawah 1 km, maka sesuai dengan peraturan Departemen Perhubungan (Dephub) RI, pihak bandara diwajibkan menutup aktivitas penerbangan.

“Pagi hari jarak pandang masih normal sehingga aktivitas bandara masih buka. Tapi pada pukul satu siang hingga jam tiga sore bandara kita tutup sementara. Karena pada saat itu jarak pandang di bawah batas normal,” kata Ibnu.

Selama penutupan itu, kata Ibnu, tiga pernerbangan dari Jakarta tujuan Pekanbaru terpaksa dialihkan. Pesawat Garuda dan Batavia dari Jakarta yang mestinya mendarat pada pukul 13:14 WIB, harus dialihkan mendarat ke Padang, Sumbar. Begitu juga  pesawat Sriwijaya dari Jakarta, harus dialihkan ke Medan.

“Hingga pukul 15:40 WIB, tiga penerbangan yang dialihkan itu belum ada yang kembali ke Pekanbaru. Mungkin sore nanti pesawat tersebut baru mendarat. Karena para penumpang dari Pekanbaru tujuan Jakarta terpaksa harus bersabar untuk menunggu kedatangan pesawat tersebut,” kata Ibnu.

(cha/nrl)


Berita Terkait