Belum Dapat Kartu Pemilih? KPU Minta Warga Proaktif
Senin, 29 Mar 2004 11:00 WIB
- Coblosan 5 April 2004 kurang 7 hari lagi. Namun, jumlah mereka yang belum menerima kartu pemilih, sangat bejibun. KPU sendiri mengimbau masyarakat untuk proaktif.Dalam berbagai iklan terbarunya di media massa, KPU mengkampanyekan "Pastikan Anda telah memiliki Kartu Pemilih untuk Pemilu 2004". Dalam iklan itu juga terdapat seorang gadis tengah menunjukkan kartu pemilihnya, yang isinya berupa nomor pemilih, nama, tempat/tanggal lahir, jenis kelamin dan alamat.Lalu bagaimana yang belum dapat kartu sebagai syarat mencoblos itu? KPU menulis, "Bagi yang belum menerima, Kartu Pemilih bisa didapatkan di PPS/KPPS setempat. Simpan Kartu Pemilih Anda untuk digunakan pada Pemilu berikutnya."TeledorRedaksi detikcom menerima banyak keluhan dari pembaca yang hingga kini belum mengantongi kartu pemilih warna biru laut itu. Misalnya saja, Winarto Rachmat, warga Kelurahan Pisangan Ciputat, Tangerang. Dia menyatakan, meski sudah proaktif, tetap saja hasilnya mengecewakan.Dalam e-mailnya, Senin (29/3/2004), Winarto menulis:Beberapa waktu yang lalu kami sekeluarga didaftar untuk mengikuti pemilu. Namun alangkah kagetnya ketika petugas RT kami kemarin membagikan kartu pemilih, nama saya tidak ada dalam SK daftar pemilih sehingga saya tidak mendapatkan kartu pemilih. Saya kemarin sudah mencoba menemui petugas KPPS di kelurahan mengenai kondisi saya, dan mencoba mencek data-data yang ada, namun hasilnya nihil.Petugas tersebut menjanjikan untuk mencari kembali, dan akan menginformasikan kepada saya ada tidaknya kartu pemilih saya H-2 hari pelaksanaan pemilu yang direncanakan. Namun, dia menyatakan memohon pengertian saya, apabila nama saya tidak ditemukan, maka saya agar berbesar hati untuk tidak mengikuti pemilu periode ini.Terus terang saya sangat kecewa dengan cara kerja panitia pemilu tersebut. Menurut informasi petugas tersebut, di kompleks perumahan kami ada 6 orang yang namanya tidak ada dalam daftar pemilih, walaupun sebelumnya sudah didaftar. Dan ada puluhan lagi di luar kompleks perumahan kami yang bernasib sama seperti saya.Saya bisa mengerti dengan terselipnya data tersebut, mengingat banyaknya data yang harus diinput. Yang saya sesalkan adalah penyerahan kartu pemilih yang mepet mengakibatkan kesalahan seperti ini tidak bisa diperbaiki walaupun sudah dikomplain.Betapa banyak orang yang bernasib sama seperti saya di Tanah Air? Saya sedang memikirkan langkah-langkah yang perlu saya tempuh sehubungan dengan kinerja buruk panitia tersebut.
(nrl/)











































