"Kita terpanggil untuk mengingat bagaimana para pendahulu kita bisa melakukan percobaan yang berhasil di saat yang tak mungkin. Beberapa pahlawan mendeklarasikan kemerdekaan dari imperium yang sangat kuat. Dan itu yang akan mereka bentuk, dalam dunia baru, yang telah lama diketahui dunia, pemerintah dan rakyat," ujar Obama.
Pidato kemerdekaan itu disampaikan Obama di Gedung Putih, Washington, AS seperti dilansir dari VOA , Minggu (5/7/2009).
Usia AS, sudah menginjak 233 tahun sejak deklarasi kemerdekaan AS pada 4 Juli 1776. Saat itu perwakilan dari 13 koloni Inggris di AS, bergabung di Philadelphia, Pennsylvania. Tujuannya mendeklatasikan kemerdekaan dan membentuk negara baru. Di saat yang sama, penjajah mereka Inggris,ย sedang kesulitan keuangan untuk membiayai tentaranya di medan perang. Hingga akhirnya London mengakui kemerdekaan AS.
Presiden berkulit hitam pertama di AS itu pun mengajak warganya mengambil semangat para pendiri bangsa untuk melakukan reformasi dan dukungan bagi kebijakannya, dalam hal pendidikan, kesehatan dan energi.
"Kita bukan manusia yang takut akan masa depan. Kita adalah manusia yang membuat masa depan. Dan pada 4 Juli ini kita terpanggil oleh semangat itu sekali lagi. Kita butuh menghadirkan semangat yang sama yang merasuki Independence Hall 233 tahun yang lalu," jelas Obama.
Obama merayakan hari kemerdekaan dengan acara barbecue tradisional AS dan kembang api di Gedung Putih. Sekitar 1.200 keluarga militer pun diundang untuk hadir. Selain merayakan HUT AS, Obama rupanya juga merayakan ultah kesebelas putri sulungnya, Malia.
Setelah merayakan hari kemerdekaan, Obama melakukan lawatan panjang ke Rusia, Italia dan Ghana pada Sabtu malam.
(nwk/nwk)











































