Mahasiswa Aljazair, Perancis dan Kanada Juga Ikut Ditangkap

4 Mahasiswa Disiksa di Mesir

Mahasiswa Aljazair, Perancis dan Kanada Juga Ikut Ditangkap

- detikNews
Sabtu, 04 Jul 2009 09:34 WIB
 Mahasiswa Aljazair, Perancis dan Kanada Juga Ikut Ditangkap
Pekanbaru - Tidak hanya mahasiswa asal Indonesia saja, penyiksaan juga dialami oleh mahasiswa asal negara lain. Mahasiswa Aljazair, Perancis dan Kanada juga diduga ikut mengalami penganiayaan usai ditangkap.

"Ternyata bukan hanya mahasiwa Indonesia, ada juga Perancis, Aljazair, kanada dan sejumlah mahasiswa dari negara lain, yang malam itu sama-sama ditangkap," kata Raidatul Firdaus, kakak salah seorang korban kepada detikcom, Sabtu (4/7/2009).

Tidak jelas bagaimana keadaan mereka saat ini. Namun menurut Raidatul, mereke diduga ditangkap dengan alasan yang sama dengan adiknya, Fahturrahman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Raidatul, adiknya mengalami penyiksaan paling parah. Setiap diajukan satu pertanyaan, maka satu setruman listrik mendarat di tubuhnya.

"Bahkan sampai ke kemaluannya," kata Raidatul.

Pertanyaan yang diajukan seputar kegiatan Fahtur selama di Mesir. Bahkan, berdasarkan pengakuan adiknya, ia sempat ditanya soal hubungan dengan Osama Bin Laden.

"Yah adik saya mana tahu, kerjaannya hanya main bola, belajar dan kuliah," tegasnya.

Sistem interogasi yang digunakan pun bak teroris. Mata 4 mahasiswa naas tersebut ditutup selama ditanya di kantor polisi.

Empat mahasiswa asal Riau, Faturrahman, Arjil, Ahmad Yunus, dan Tafri Sugandi digelandang pihak kepolisian Mesir karena diduga terlibat gerakan Islam garis keras di mesir. Mereka juga dianggap bersalah karena salah seorang rekannya telah membuka situs Ihwan Muslim Online.

Keempat mahasiswa semester awal di Universitas Al Azhar itu kemudian dipukuli, ditelanjangi bahkan disetrum. Kabarnya, mereka pun tidak diberi makan selama di dalam tahanan.

(cha/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads