Keluarga Bantah Tudingan Kepolisian Mesir

4 Mahasiswa Disiksa di Mesir

Keluarga Bantah Tudingan Kepolisian Mesir

- detikNews
Sabtu, 04 Jul 2009 03:10 WIB
 Keluarga Bantah Tudingan Kepolisian Mesir
Pekanbaru - Tudingan polisi Mesir terhadap empat mahasiswa Indonesia asal Riau sangat tidak mendasar. Mereka ditangkap bak teroris hanya dengan tudingan membuka situs ihkwanul muslim.

“Padahal mereka tidak pernah membuka situs seperti yang ditudingkan pihak kepolisian setempat,” kata Sainul Muttaqin, kakak dari Fahturrahman salah seorang mahasiswa Indonesia asal Riau, Sabtu (4/7/2009)..

Pengakuan para mahasiswa Riau itu, kata Sainul, sebenarnya polisi Mesir akan menangkap mahasiswa Indonesia asal Tapanuli Selatan, Sumut yang dituding membuka situs tersebut. Kebetulan mahasiswa asal Sumut itu satu kos dengan mahasiswa asal Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Hanya saja saat tempat kos mereka digerebek polisi setempat, mahasiswa asal Sumut itu tidak berketepan sedang keluar. Sehingga mereka (empat mahasiswa Riau) menjadi sasaran penangkapan pihak kepolisian setempat,” kata Sainul.

“Jadi memang dasar penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian setempat sangat tidak mendasar,” kata Sainul.

Keempat mahasiswa Indonesia yang mengalami penyaniayaan itu adalah, Faturrahman mahasiswa  Al Azhar semester IV asal Desa Pematang  Berangan Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu.

Selanjutnya, Ahmad Yunus, semester IV asal Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba. Arzil, semester I asal Desa Rokan IV Koto dan Tasrih Sugandi asal Desa SP4 Kecamatan Kepenuhan, Rokan Hulu.

(cha/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads