Ada sembilan warga yang datang memeriksakan kondisi kesehatannya ke ruang khusus pemeriksaan flu babi. Masing-masing bocah berinisial FH berusia 10 tahun, EZ dan NC keduanya berusia 8 tahun, EG dan MM 7 tahun dan RH berumur 5 tahun. Sedang tiga keluarga lain yang turut mengantar juga diperiksa, masing-masing inisial E 42 tahun, LCS dan EL.
"Dari sembilan yang datang, enam di antaranya penumpang pesawat Air Asia, satu pesawat dengan sebelas pasien suspect flu babi yang sedang kita rawat. Sedang tiga lagi adalah keluarga bersangkutan yang sering kontak fisik," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Adam Malik, Atma Wijaya, Jumat (3/7/2009).
Β
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kesembilan warga ini memiliki suhu normal sekitar 36 derajat celcius dan tidak terindikasi terjangkit virus H1N1 dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sembilan warga ini datang dengan kesadaran sendiri, karena khawatir terjangkit virus flu babi. Diharapkan, warga atau penumpang lain juga melakukan hal yang sama agar penyebaran flu babi segera dapat dideteksi.
Hingga Jumat petang, jumlah pasien suspect flu babi yang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUP Haji Adam Malik Medan, tercatat sebanyak sebelas orang. Mereka diduga tertular akibat satu pesawat dengan seorang penderita flu babi positif saat dalam perjalanan pulang liburan dari Thailand menuju Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (30/6/2009) lalu.
(rul/mad)











































