Sang terdakwa, seorang pria berusia 28 tahun tiba-tiba saja mendekati saksi. Dia langsung menghujamkan pisau ke seorang wanita yang sedang memberikan kesaksian di persidangan kasus pencemaran nama baik. Korban yang berusia 32 tahun itu pun roboh.
Melihat kejadian itu, seorang polisi langsung melepaskan tembakan. Beberapa petugas pengadilan dan pengunjung sidang kemudian berupaya melumpuhkan terdakwa. Sebagian dari mereka mengalami luka ringan saat terlibat pergulatan dengan terdakwa.
Nyawa korban tak tertolong. Dia meninggal beberapa menit kemudian. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian Jerman Thomas Geithner seperti diberitakan harian Daily Mail dan dilansir AFP , Kamis (2/7/2009).
Akibat insiden itu, ruang sidang langsung dibubarkan dan ditutup. Belum jelas motif penyerangan itu. Pelaku yang dirahasiakan identitasnya itu merupakan kelahiran Rusia. Dia kini terncam dakwaan pembunuhan.
Pada April lalu, seorang pria berusia 60 tahun menembak hingga tewas ipar perempuannya di ruang sidang di Kota Landshut, Jerman selatan. Dia juga menembak pengacara yang terlibat dalam kasus itu dan seorang ipar perempuan lainnya. Keduanya terluka akibat tembakan itu.
(ita/nrl)











































