Setelah sebelumnya sempat dirawat di RS El Maaruf, Bahia dibawa ke bandara Moroni, Komoro, dengan mobil ambulance untuk terbang ke Paris. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/7/2009).
"Kami membawa Bahia kembali ke Paris untuk bertemu kembali dengan ayahnya. Dokter mengatakan tidak ada masalah jika dia dipulangkan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Prancis, Alain Joyandet.
Bahia yang mengalami patah tulang selangka dan luka bakar di lututnya berhasil diselamatkan oleh petugas penyelamat 10 jam setelah kecelakaan. Sementara 152 penumpang lain, termasuk ibu Bahia, diperkirakan tewas. Pesawat naas tersebut jatuh di Samudera Hindia, Selasa, 30 Juni.
(nvc/sho)











































