Pantauan detikcom di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta, Rabu (1/7/2009), JK yang tiba sekitar pukul 22.30 itu tidak sampai 5 menit berada dalam ruangan tempat Gus Dur dirawat. Saat ditanya apakah kunjungannya merupakan bagian dari upaya meminta dukungan di pilpres, JK membantahnya.
"Nggak ada, masa orang sakit mendukung. Kita mendoakan (Gus Dur)," kata JK yang didampingi Direktur Lembaga Riset Indonesia (LRI) Johan Silalahi dan Ali Mochtar Ngabalin.
JK mengaku hanya ngobrol sebentar dengan Gus Dur dan mendoakannya. Kondisi Gus Dur, kata JK, sudah membaik dan siap dibawa pulang.
"Sudah mau keluar kok besok, bukan sakit parah, cuma nggak enak badan saja," kata JK.
Sementara itu, menurut dokter yang merawat Gus Dur, Yusuf Misbah, mantan presiden itu menderita alodinia yang berhubungan dengan saraf. Penyakit ini baru bagi Gus Dur.
"Kalau orang biasa disentuh nggak sakit. Tapi kalau (Gus Dur) ini sakit di seluruh badan," kata Yusuf.
Gus Dur dirawat di RSCM sejak sore tadi karena mengalami pegal-pegal di sekujur badan usai cek rutin dan cuci darah. Menurut pendamping Gus Dur, Bambang Susanto, kondisi Gus Dur baik-baik saja dan hanya perlu istirahat.
(sho/sho)











































