Benjamin, 38 Tahun Melukis dengan Mulut

Benjamin, 38 Tahun Melukis dengan Mulut

- detikNews
Rabu, 01 Jul 2009 15:23 WIB
Benjamin, 38 Tahun Melukis dengan Mulut
Jakarta - Benjamin (50) tidak pernah meminta lumpuh. Ketika usia 2 tahun,  Benjamin kecil menderita sakit panas. Saat disuntik dokter justru penyakitnya makin menggila. Ia terkena stroke perlahan dan lumpuh di bagian kaki.

"Ia sempat terpuruk. Tidak punya semangat hidup," kata istri Benjamin, Lia, di depan Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (1/7/2009).

Beruntung, keluarga Benjamim selalu memberi dukungan untuk bertahan serta motivasi kuat untuk bisa hidup seperti layaknya orang normal lainnya.

"Ben lalu berfikir, saya masih punya mulut untuk digunakan. Maka ia belajar melukis sejak usia 12 tahun," ujar Lia.

Perlahan Ben bangkit. Berbekal ketekunan dan kerja keras, Ben menghasilkan lukisan bermutu. Kolektor lukisan luar negeri mulai memburu karya-karyanya lewat jejaring organisasi nirlaba Asosiasi Pelukis Mulut dan Kaki (AMFP).

"Tiap bulan bisa menghasilkan 2 sampai 3 lukisan cat minyak," kata Lia yang menikahi Ben 2 tahun lalu.

Saat ini, di saat usianya menginjak setengah abad, semangat Ben belum juga kendor. Dengan peralatan lengkap dan kursi roda Ben menengadah ke istana negara. Perlahan ia mencelupkan kuas lalu menggoreskan ke kanvas putih lekat-lekat, melukis bangunan abad kolonial tersebut.

"Butuh komunikasi mendalam untuk menyelami sisi psikologisnya," kata perempuan berusia 30 tahun ini.

(Ari/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads