Penghargaan dan tali kasih diserahkan langsung oleh Kapolri dalam puncak peringatan nasional Hari Bhayangkara, Rabu (1/7/2009). Di tayangan layar monitor terlihat mata Kapolri berkaca-kaca, pada saat yang sama Presiden SBY juga terlihat menyeka air matanya.
Adapun tujuh orang anggota Polri itu adalah;
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Briptu Tholib, anggota Brimob Mabes Polri. Lengan kirinya putus ketika menjinakkan bom high explosive di Aceh Barat. Terguncang mendengar kabar tersebut, istrinya yang sedang hamil 5 bulan pun mengalami keguguran.
3. Bripka Doni Tobing, anggota Polda Papua. Tangan kanannya terpaksa diamputasi akibat kecelakaan dalam tugas mendamaikan perang suku di pedalaman Papua.
4. Briptu Musrifan, anggota Polres Mamasa, Sulsel. Sekujur tubuhnya mengalami luka bakar akibat tersengat listrik dan tertimpa reruntuhan bangunan saat menyelamatkan seorang anak (7) dan kakek (60) dari rumah yang terbakar. Akibat luka parah yang dialaminya, Musrifan mengalami koma selama 1 bulan di ICU.
5. Bripka Teguh Wira Kusuma, anggota Satlantas Polres Bandung. Dia tertabrak mobil saat menghentikan pelanggar lalu lintas. Akibat kecelakaan itu kakinya harus diamputasi.
6. Bripka Zakaria, anggota reskrim Polda Metro Jaya. Dia tertembak 11 peluru saat menyergap komplotan perampok ATM di Bandung.
7. Aiptu Suratijo, anggota reserse Polwil Yogyakarta. Dia mengalami cacat hingga harus beraktivitas di atas kursi roda akibat tulang belakang dan paru-parunya tertembus peluru saat baku tembak dengan kelompok pelaku kejahatan.
Prosesi penyerahan penghargaan dan tanda terima diawali dengan sajian teaterikal yang menggambarkan aksi unjuk rasa anarkis. Seorang anggota Polri -- diperankan Judika Indonesia Idol -- terluka parah dalam upaya pengamanan massa pengunjuk rasa.
Menyusul 'polisi' itu digotong ke 'rumah sakit', satu persatu 7 anggota polisi yang mengalami musibah tersebut muncul dari belakang panggung. Usai pemberian tali asih oleh Kapolri, Presiden SBY dan Wapres JK bersama-sama naik panggung untuk memberikan salam secara langsung.
(lh/nrl)











































