Seruan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Miliband seperti dilansir kantor berita Reuters , Rabu (1/7/2009).
Otoritas Iran telah menahan 9 staf Kedubes Inggris di Teheran. Mereka dituduh terlibat dalam aksi protes jalanan yang marak di Iran setelah pemilihan presiden 12 Juni lalu.
Pemerintah Inggris menolak tuduhan itu. Dari sembilan staf tersebut, lima di antaranya telah dibebaskan. Namun empat staf lagi masih ditahan.
"Kami sangat prihatin akan penahanan beberapa staf lokal kami di Teheran. Ini gangguan dan intimidasi yang tidak bisa diterima," kata Miliband pada parlemen Inggris.
Dikatakan Miliband, dirinya dan Menlu Iran Manouchehr Mottaki telah sepakat dalam pembicaraan telepon Senin, 29 Juni lalu bahwa resolusi cepat dibutuhkan dalam kasus ini.
"Saya telah menyampaikan dengan sangat jelas dan Mottaki paham serta merespons ini, bahwa kami berharap Kementerian Luar Negeri terlibat aktif dalam pembebasan staf yang masih ditahan," pungkas Miliband.
Pemerintah Iran menuduh Inggris dan AS mencampuri urusan dalam negerinya dan memprovokasi kerusuhan usai pilpres Iran. Pemerintah Inggris dan AS telah membantah tuduhan tersebut.
(ita/nrl)











































