"Belum diketahui. Baru pesawatnya saja (yang ditemukan)," ujar Safety Manager Aviastar HF Filman saat dihubungi detikcom, Rabu (1/7/2009).
Bangkai pesawat ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB oleh Tim SAR gabungan di dekat lembah Baliem, tepatnya di antara selatan Tangma dan Pelimo, Yahukimo, Papua.
Hingga kini, Tim SAR masih melakukan evakuasi pesawat. Enam regu dari Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian ketiga korban yakni pilot Frans Nobel, kopilot Dedi Sudrajat dan engineer Ahmad Chaeroni.
Sempat Kontak
Filman juga menuturkan, tidak ada tanda-tanda pesawat itu akan jatuh. Bahkan beberapa menit sebelum melakukan pendaratan, awak pesawat sempat melakukan kontak dengan pihak bandara setempat.
"Beberapa menit sebelum mendarat sempat kontak saat berada di ketinggian 9 tibu kaki," ujarnya.
Β
Bahkan mesin pesawat dilaporkan dalam kondisi yang bagus. Saat itu, pesawat sedang mengangkut bahan makanan dari Wamena ke Pelimo.
Filman mengatakan, kapasitas pengangkutan pun sesuai standar yang ada. "Tidak melebihi kapasitas pesawat. Kan maksimalnya 12.500 ton," tegas Filman.
Hingga kini, penyebab pasti dari jatuhnya pesawat belum diketahui. Kondisi cuaca di tempat penerbangan dan pendarataan saat itu baik.
"Pastinya belum diketahui. KNKT belum berangkat," pungkasnya.
(mei/nrl)











































