Sejauh ini dia merupakan satu-satunya korban selamat dari 153 penumpang dan kru pesawat naas itu. Remaja berusia 14 tahun itu saat ini dirawat di rumah sakit. "Kondisinya tidak mengkhawatirkan," ujar Ramulati Ben Ali dari Palang Merah setempat.
"Gadis berusia 14 tahun itu telah tiba di rumah sakit El Maarouf," kata Ben Ali pada kantor berita AFP , Rabu (1/7/2009).
Menurut Ada Mansour, dokter yang merawat ABG itu, dia saat ini ditempatkan di ruang ICU. "Dia sadar, dia bisa bicara, tapi kami sedang berusaha membuat dia merasa hangat karena dia menggigil," katanya.
Kepolisian mengatakan, saat ditemukan gadis tersebut terlihat sedang berenang di lautan di antara jasad-jasad korban dan serpihan pesawat.
"Saya harus loncat ke air untuk menolong dia," kata seorang petugas penyelamat. "Dia gemetaran. Kami menaruh empat selimut ke tubuhnya," tuturnya.
Pesawat milik maskapai penerbangan Yemenia itu jatuh ke perairan Samudera Hindia saat akan mendarat di kepulauan Komoro. Pesawat mengangkut 142 penumpang dan 11 kru termasuk seorang WNI yang menjadi pramugari pesawat itu.
(ita/nrl)











































