"Direkturnya telah merencanakan agar dia (pelaku) ditangkap dalam keterlibatan merestrukturisasi proyek," ujar kepolisian setempat seperti dilansir Reuters, Rabu (1/7/200).
Direktur Barcelona International Convention Center dibunuh pada 9 Februari lalu. Takut akan kehilangan pekerjaanya sebagai Kepala Servis, melalui adik perempuannya, dia mengontrak 6 warga Colombia untuk merencanakan dan melakukan pembunuhan tersebut.
Polisi juga telah menahan adiknya serta 6 warga Colombia. Penembakan karena ketakutan akan kehilangan pekerjaan merupakan salah satu aksi ekstrim di Spanyol.
Hal tersebut, meningkat cepat pada masa-masa resesi dan PHK di berbagai negara berkembang.
(mei/lrn)











































