"Barusan saya bertemu organisasi dakwah Islam internasional, Jamaah Tabligh, ketuanya Abdul Rasyid dan Haji Lutfi salah satu anggota dari Indonesia, organisasi ini beraliran suni," ujar Hidayat, seusai bertemu dengan beberapa petinggi Jamaah Tabligh di ruangan kerjanya, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Menurut Hidayat, kepentingan kedatangan delegasi organisasi Islam dari India ini adalah untuk mengundang Hidayat dalam "dakwah bersama" yang akan digelar di Serpong, bulan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hidayat menceritakan rentetan kasus bom bali hingga teman-teman yang datang hari ini pernah ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi teroris tersebut.
"Bom Bali tahun 2002 mereka ditangkap dan tidak terbukti, mereka kelompok yang sangat menjauhi kekerasan, kelompok ini berbeda jauh dari terorisme," beber Hidayat.
Hidayat menyampaikan bahwa para tamu asing ini takjub melihat dinamika kehidupan beragama di Indonesia. Mereka, Hidayat menambahkan, mendambakan kebebasan berekspresi seperti di Indonesia.
"Mereka sangat menghargai Indonesia mengalami perkembangan signifikan dalam
kebebasan beragama," ungkapnya.
(van/nrl)











































