"Hak warga Iran untuk berbicara dengan bebas, untuk membuat suara mereka didengar, itu adalah aspirasi yang universal," ujar Obama saat jumpa pers bersama Kanselir Jerman Angela Merkel di Gedung Putih, Washington DC, AS, seperti dilansir dari Reuters , Sabtu (27/6/2009).
Obama pun memberi julukan para demonstran itu sebagai pemberani.
"Keberanian mereka dalam menghadapi kebrutalan, adalah wasiat dalam pencarian panjang mereka akan keadilan. Melakukan kekerasan kepada mereka adalah tindakan di luar batas," imbuh Obama.
Presiden AS berkulit hitam pertama itu pun menyebut Mousavi berhasil menangkap impian rakyat Iran akan keterbukaan terhadap dunia Barat.
(nwk/gah)











































